Warga Desa Kacangan, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat mengambang di aliran Sungai Kacangan pada hari Jumat, 11 April 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. Penemuan mayat ini sontak membuat warga panik dan segera melaporkannya kepada perangkat desa setempat, yang kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian Sektor Bobotsari.
Kronologi Penemuan Mayat Mengambang di Sungai Kacangan
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, mayat tersebut pertama kali terlihat oleh seorang petani yang hendak pergi ke sawah dan melintasi tepi Sungai Kacangan. Saksi melihat benda mencurigakan mengapung di tengah sungai dan setelah didekati, ternyata adalah sesosok mayat dalam posisi telungkup. Warga kemudian beramai-ramai mendatangi lokasi penemuan mayat mengambang tersebut.
Petugas kepolisian Sektor Bobotsari yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal. Tim Inafis dari Polres Purbalingga juga diterjunkan untuk melakukan identifikasi terhadap mayat mengambang tersebut. Proses evakuasi mayat mengambang dari sungai dilakukan dengan hati-hati oleh petugas dibantu warga sekitar.
Ciri-ciri Mayat Mengambang dan Proses Identifikasi
Saat ditemukan, mayat berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia antara 30 hingga 40 tahun. Tidak ditemukan identitas diri pada tubuh korban. Ciri-ciri fisik korban antara lain mengenakan kaos berwarna gelap dan celana pendek jeans. Kondisi mayat mengambang sudah mulai membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap, yang mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johansyah, S.I.K., M.H., melalui keterangan tertulis yang disampaikan oleh Kapolsek Bobotsari, Inspektur Polisi Satu (IPTU) Harun, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan proses identifikasi terhadap mayat mengambang tersebut. “Kami telah membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Goetheng Tarunadibrata Purbalingga untuk dilakukan visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ujar IPTU Harun. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut untuk segera menghubungi Polres Purbalingga atau Polsek Bobotsari.
Dugaan Sementara dan Langkah Kepolisian Selanjutnya
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian mayat yang ditemukan di Sungai Kacangan tersebut. Dugaan sementara masih beragam, mulai dari korban hanyut terbawa arus sungai hingga adanya kemungkinan tindak pidana. Pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan keterangan dari warga sekitar dan mencari informasi terkait orang hilang di wilayah Purbalingga dan sekitarnya. Hasil visum et repertum dari pihak rumah sakit diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai penyebab kematian korban.