Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit truk terjadi di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menyebabkan seorang sopir terhimpit di dalam kabin kendaraannya selama lebih dari dua jam. Insiden yang terjadi di jalur utama Banjarnegara-Wonosobo, tepatnya di sekitar Kecamatan Sigaluh, pada Sabtu pagi, 19 April 2025, sekitar pukul 07.00 WIB, ini mengakibatkan arus lalu lintas sempat tersendat. Petugas kepolisian dan tim penyelamat gabungan berjibaku untuk mengevakuasi sopir terhimpit tersebut.
Informasi awal dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi antara truk pengangkut pasir dengan truk lainnya yang belum diketahui muatannya. Diduga, salah satu truk mengalami hilang kendali hingga menyebabkan tabrakan adu banteng. Akibat benturan keras tersebut, kabin salah satu truk रिंगsek parah dan sopir terhimpit di antara reruntuhan logam. Identitas sopir terhimpit diketahui bernama Agus (45 tahun), warga Wonosobo.
Proses evakuasi sopir terhimpit berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari dua jam. Tim penyelamat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, dibantu oleh petugas kepolisian dan warga sekitar, harus menggunakan alat berat dan peralatan khusus untuk memotong dan menarik bagian kabin truk yang menjepit tubuh korban. Kondisi korban yang terjepit cukup parah membuat proses evakuasi berjalan hati-hati untuk menghindari cedera yang lebih serius.
Setelah berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.30 WIB, sopir terhimpit segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banjarnegara untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Korban dilaporkan mengalami luka patah tulang di beberapa bagian tubuh akibat benturan dan terjepit. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Banjarnegara, AKP Priyo Sudarmo, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. “Kami fokus utama pada evakuasi korban terlebih dahulu. Setelah korban berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, kami akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti kecelakaan ini,” ujarnya. Akibat kecelakaan ini, kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.