Dataran Tinggi Dieng kembali menunjukkan fenomena alam yang luar biasa yang menjadikannya pusat perhatian nasional setiap musim kemarau. Dalam kacamata Fenomena Iklim, wilayah ini memiliki karakteristik mikroklimat yang unik karena lokasinya yang berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Masyarakat seringkali menyebutnya sebagai Sensasi Membeku yang tidak ditemukan di daerah tropis lainnya di Indonesia. Terletak di perbatasan Wonosobo dan Banjarnegara, fenomena embun upas atau embun beracun muncul saat Suhu Dieng turun secara drastis. Kejadian ini biasanya terjadi pada dini hari ketika termometer menunjukkan angka yang Mencapai Titik Minus, menciptakan lapisan es tipis di atas dedaunan dan tanaman milik petani.
Secara ilmiah dalam kajian Fenomena Iklim, suhu ekstrem ini dipicu oleh langit yang sangat cerah (clear sky) tanpa awan, sehingga radiasi panas bumi terlepas ke atmosfer dengan sangat cepat pada malam hari. Sensasi Membeku ini seringkali dianggap sebagai “salju tropis” oleh para wisatawan yang sengaja datang ke Banjarnegara untuk berburu foto kristal es. Namun, bagi para petani kentang, kondisi di mana Suhu Dieng yang dingin hingga Mencapai Titik Minus adalah sebuah ancaman karena kristal es tersebut dapat mematikan sel-sel tanaman dalam sekejap. Meskipun secara visual sangat indah, fenomena ini menuntut adaptasi pertanian yang sangat berat bagi penduduk lokal yang tinggal di daerah puncak tersebut.
Bagi para petualang, Fenomena Iklim tahunan ini adalah momen yang paling ditunggu untuk merasakan musim dingin ala Eropa di tanah Jawa. Sensasi Membeku yang menusuk tulang hingga ke sumsum memerlukan persiapan fisik yang matang, termasuk penggunaan jaket tebal berlapis dan sleeping bag khusus pendakian. Di wilayah Banjarnegara, penginapan biasanya akan penuh sesak oleh mereka yang ingin menyaksikan langsung saat Suhu Dieng mulai turun perlahan dari 5 derajat Celcius hingga akhirnya Mencapai Titik Minus dua atau tiga derajat. Embun beku yang menempel di Kompleks Candi Arjuna memberikan pemandangan mistis yang membawa kita seolah-olah sedang berada di zaman kuno yang berselimut es.