Memilih rute Sembungan Jalur sebagai rute pendakian menuju Puncak Bukit Sikunir di Dieng Banjarnegara merupakan keputusan paling tepat bagi para pemburu golden sunrise. Desa Sembungan sendiri dikenal sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa yang menyajikan titik awal pendakian dengan fasilitas terpadu yang sangat lengkap dan nyaman. Rute ini menawarkan trek tangga batu yang tertata rapi serta berpagar pengaman, membuat perjalanan menanjak sejauh delapan ratus meter terasa sangat aman dilalui pendaki pemula.
Perjalanan diawali dari area tempat parkir Telaga Cebong pada dini hari sekitar pukul empat pagi waktu setempat. Kesiapan fisik serta pakaian tebal pelindung suhu dingin ekstrem sangat wajib dipersiapkan karena suhu udara pagi hari di kawasan Dieng bisa mencapai titik mendekati nol derajat celcius. Penggunaan lampu senter kepala juga sangat membantu memandu langkah kaki Anda saat melintasi rute tangga batu di tengah kegelapan malam yang berselimut kabut tebal.
Menyusuri trek melewati Sembungan Jalur, terdapat beberapa titik pos tempat beristirahat berupa bangku-bangku kayu yang dibangun oleh pihak pengelola desa setempat. Pendaki dapat berhenti sejenak untuk mengatur napas serta minum air hangat sembari menikmati pemandangan pendaran lampu perkampungan di bawah sana yang tampak indah. Papan petunjuk penanda jarak juga terpasang di setiap beberapa puluh meter untuk memberikan estimasi waktu tempuh hingga mencapai puncak bukit utama.
Setibanya di pelataran puncak Bukit Sikunir, pemandangan keemasan terbitnya matahari dari balik puncak Gunung Sindoro dan Sumbing akan menyapa pandangan mata Anda. Pemandangan samudera awan putih yang memantulkan cahaya orange matahari pagi menciptakan bentang lanskap alami kelas dunia yang amat memukau jiwa. Tidak heran jika titik spot pandang ini selalu menjadi lokasi favorit para fotografer lanskap dari berbagai belahan daerah untuk mengabadikan gambar dokumentasi.
Melakukan aktivitas pendakian melalui Sembungan Jalur Sikunir Banjarnegara menyajikan kombinasi wisata olahraga dan pesona alam spektakuler yang sangat memuaskan hati. Setelah turun dari puncak, Anda dapat menikmati hidangan kentang goreng Dieng serta minuman hangat Purwaceng khas lokal di warung-warung tepi telaga. Mari kita bersama-sama terus memelihara kebersihan bukit indah ini dengan selalu membawa pulang sampah kantong plastik bekas makanan Anda.