PHRI Jabar: Izinkan Study Tour Dongkrak Okupansi Hotel

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat mendesak pemerintah provinsi untuk mempertimbangkan kembali kebijakan larangan study tour. Mereka menilai, kegiatan sekolah ini memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan tingkat hunian Okupansi Hotel yang saat ini masih lesu.

Ketua PHRI Jabar menyatakan bahwa study tour merupakan salah satu sumber utama pemasukan bagi sektor perhotelan, terutama di daerah-daerah wisata. Dengan adanya larangan, okupansi hotel mengalami penurunan drastis, berdampak negatif pada keberlangsungan usaha.

Menurut data PHRI Jabar, tingkat okupansi hotel di Jawa Barat menunjukkan tren yang kurang menggembirakan pasca pandemi. Larangan study tour memperparah kondisi ini, terutama di luar musim liburan reguler. Hotel-hotel sangat mengandalkan kegiatan seperti ini.

PHRI Jabar mengusulkan agar pemerintah daerah mencari solusi yangWin-Win, alih-alih melarang secara keseluruhan. Mereka menyarankan adanya regulasi yang lebih ketat terkait keamanan dan pengelolaan study tour, sehingga kekhawatiran yang ada dapat diatasi.

Pihak PHRI percaya bahwa dengan pengawasan yang baik, study tour dapat tetap menjadi kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi siswa sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah, terutama sektor pariwisata dan perhotelan.

Study tour tidak hanya memberikan pengalaman belajar di luar kelas bagi siswa, tetapi juga menciptakan permintaan akan akomodasi, transportasi, dan konsumsi, yang semuanya berkontribusi pada perekonomian lokal dan mengisi kamar-kamar hotel.

Jika larangan study tour terus diberlakukan, PHRI khawatir akan semakin banyak hotel yang mengalami kesulitan finansial, bahkan berpotensi gulung tikar. Hal ini tentu akan berdampak luas pada sektor pariwisata dan tenaga kerja di Jawa Barat.

Oleh karena itu, PHRI Jabar berharap adanya dialog konstruktif dengan pemerintah provinsi untuk mencari jalan tengah yang dapat mengakomodasi kepentingan dunia pendidikan dan industri perhotelan. Mengizinkan kembali study tour dengan regulasi yang tepat dinilai sebagai langkah penting untuk memulihkan okupansi hotel dan menggerakkan roda ekonomi daerah.

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi dan manfaat untuk para pembaca tentang semua yang terjadi di sekitar Indonesia dan Banjarnegara, terimakasih !