Tragedi Pantai Parangtritis Banjarnegara: Pengunjung Hilang Terbawa Arus Saat Asyik Bermain Air

Kabar duka menyelimuti kawasan wisata Pantai Parangtritis, Banjarnegara, Jawa Tengah, setelah seorang pengunjung dilaporkan hilang terbawa arus pada Jumat (25/04/2025) sore. Insiden nahas ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika korban, yang diketahui bernama Rian Maulana (28) asal Purwokerto, tengah bermain air di area pantai yang dikenal memiliki ombak cukup kuat.

Menurut keterangan saksi mata, Rian datang ke Pantai Parangtritis bersama dengan beberapa orang temannya. Mereka tampak menikmati suasana pantai dan bermain di tepi laut. Namun, tanpa disadari, ombak besar datang dan menyeret Rian ke tengah. Teman-teman korban berusaha memberikan pertolongan, tetapi kuatnya arus membuat mereka tidak berdaya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Parangtritis, Kompol Agus Setiawan, membenarkan adanya kejadian hilang terbawa arus tersebut. Pihaknya segera menerima laporan dari warga dan langsung menerjunkan tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Parangtritis, Basarnas, TNI AL, dan relawan setempat untuk melakukan pencarian.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 17.00 WIB dan langsung bergerak cepat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Kondisi ombak yang cukup tinggi menjadi kendala utama dalam proses pencarian,” ujar Kompol Agus Setiawan saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Sabtu (26/04/2025) dini hari.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian di sepanjang garis pantai dan beberapa meter ke tengah laut. Penerangan yang minim dan kondisi ombak yang belum bersahabat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Pihak kepolisian juga telah menghubungi pihak keluarga korban dan memberikan pendampingan psikologis.

Kejadian hilang terbawa arus di Pantai Parangtritis ini menambah daftar panjang wisatawan yang menjadi korban keganasan ombak selatan Jawa. Padahal, pihak pengelola wisata dan petugas keamanan pantai telah berulang kali memberikan imbauan kepada para pengunjung untuk tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai dan selalu waspada terhadap datangnya ombak besar.

“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis untuk selalu mematuhi arahan dan peringatan dari petugas. Jangan bermain air terlalu jauh, terutama saat kondisi ombak sedang tinggi. Keselamatan adalah yang utama,” tegas Koordinator SAR Pantai Parangtritis, Bapak Budi Santoso, di sela-sela proses pencarian.

Pencarian korban hilang terbawa arus ini akan terus dilakukan hingga batas waktu yang ditentukan. Pihak keluarga korban berharap agar Rian dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat berlibur di pantai.

slot gacor hk pools