Warga Purbalingga, Jawa Tengah, dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad pria mengapung di aliran Sungai Kacangan. Penemuan ini terjadi pada hari Selasa pagi, 29 April 2025, sekitar pukul 07.45 WIB di wilayah Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga. Jasad pria mengapung tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak pergi ke sawah dan melihat benda mencurigakan tersangkut di bebatuan tengah sungai.
Saksi mata yang bernama Bapak Slamet (52 tahun) tersebut awalnya mengira benda itu adalah sampah besar. Namun, setelah didekati, ia terkejut mendapati bahwa benda tersebut adalah sesosok jasad pria mengapung dalam posisi telungkup. Sontak, Bapak Slamet langsung memberitahukan penemuan tersebut kepada warga sekitar yang kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian dari Sektor Kemangkon.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi penemuan jasad pria mengapung dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim Inafis dari Polres Purbalingga juga turut diterjunkan untuk melakukan identifikasi awal terhadap jasad tersebut. Dari pemeriksaan luar, diketahui bahwa jasad pria tersebut diperkirakan berusia antara 30 hingga 40 tahun. Ciri-ciri fisik korban antara lain berbadan sedang dan mengenakan kaos berwarna biru serta celana pendek berwarna hitam. Namun, identitas lengkap korban belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas atau tanda pengenal lainnya.
Kapolres Purbalingga, AKBP Wahyu Broto Narsono, melalui Kasat Reskrim AKP Suyanto, membenarkan adanya penemuan jasad pria mengapung di Sungai Kacangan. “Kami telah melakukan evakuasi terhadap jasad korban dan membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Goetheng Tarunadibrata Purbalingga untuk dilakukan visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian pada Selasa siang.
Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kematian pria tersebut. Namun, dugaan sementara adalah korban hanyut terbawa arus sungai. Meskipun demikian, polisi tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mencari informasi dari warga sekitar yang mungkin mengenali korban atau mengetahui adanya orang hilang.
Penemuan jasad pria mengapung ini tentu saja menimbulkan pertanyaan dan spekulasi di kalangan masyarakat sekitar. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri yang соответствовать dengan korban untuk segera menghubungi pihak kepolisian terdekat atau mendatangi RSUD Goetheng Tarunadibrata Purbalingga. Polisi juga meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.