Kabar duka menyelimuti warga Kecamatan Wanayasa dan Pagentan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sebuah jembatan ambrol yang menjadi urat nadi penghubung antar kedua wilayah tersebut dilaporkan runtuh pada Rabu (23/04/2025) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Akibat kejadian ini, akses transportasi warga menjadi lumpuh total, menyebabkan kesulitanMobilitas dan aktivitas sehari-hari terhambat signifikan.
Menurut keterangan Kompol Agus Sunandar, Kapolsek Wanayasa, jembatan ambrol diduga kuat akibat kondisi struktur yang sudah termakan usia dan tidak mampu menahan beban, terutama setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir. “Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 03.00 WIB dan segera menuju lokasi kejadian. Didapati memang benar, jembatan ambrol dan tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki,” ujar Kompol Agus di lokasi kejadian pada Rabu pagi.
Jembatan yang memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 3 meter ini merupakan akses utama bagi warga untuk beraktivitas, seperti pergi ke sekolah, bekerja, maupun melakukan kegiatan ekonomi. Dengan jembatan ambrol, warga terpaksa mencari jalur alternatif yang memakan waktu tempuh lebih lama dan jarak yang lebih jauh. Beberapa warga terlihat menyeberangi sungai dengan berjalan kaki secara hati-hati, mempertaruhkan keselamatan demi mencapai tujuan.
Pihak kepolisian bersama dengan aparat desa setempat telah memasang garis polisi di sekitar lokasi jembatan ambrol untuk mencegah warga melintas demi keselamatan. Selain itu, koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta juga telah dilakukan untuk segera mengambil tindakan penanganan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait di Pemkab Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut. Semoga perbaikan jembatan ini bisa segera dilakukan agar aktivitas warga kembali normal,” imbuh Kompol Agus.
Dampak dari jembatan ambrol ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Para pelajar kesulitan menuju sekolah, petani kesulitan mengangkut hasil bumi, dan aktivitas perekonomian menjadi terhambat. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan efektif untuk memperbaiki jembatan yang sangat vital ini. Kerugian materiil akibat kejadian ini masih dalam pendataan pihak berwenang. Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan mencari jalur alternatif yang lebih aman.