Belasan Pohon Tumbang BPBD Pandeglang Bantu Evakuasi

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pandeglang, Banten, menyebabkan belasan pohon tumbang di berbagai titik. Insiden ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga tetapi juga memicu potensi bahaya dan kerusakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang segera turun tangan untuk membantu evakuasi pohon tumbang dan membersihkan akses jalan yang terhalang.

Peristiwa pohon tumbang ini terjadi pada Jumat, 9 Mei 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, setelah wilayah Pandeglang diguyur hujan lebat dan angin kencang selama lebih dari satu jam. Beberapa lokasi yang paling terdampak antara lain Jalan Raya Pandeglang-Labuan, Jalan Lingkar Selatan, dan beberapa ruas jalan di Kecamatan Majasari. Pohon-pohon besar yang sudah lapuk atau memiliki akar yang tidak kuat tak mampu menahan terjangan angin, sehingga roboh dan menutupi badan jalan.

Akibat pohon tumbang ini, arus lalu lintas di beberapa ruas jalan menjadi lumpuh total. Selain itu, beberapa kabel listrik juga ikut tertarik dan putus, menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah area. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun beberapa kendaraan yang sedang melintas mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa ranting atau dahan pohon. Warga setempat yang berada di lokasi kejadian segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pandeglang, dibantu oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, TNI, serta Polri, langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Pada pukul 16.30 WIB, tim sudah berada di lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi. Dengan menggunakan gergaji mesin dan peralatan lainnya, petugas berupaya memotong dan membersihkan batang serta ranting pohon yang menghalangi jalan. Proses evakuasi berlangsung hingga malam hari untuk memastikan akses jalan dapat dilalui kembali. Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang, Bapak Surya Atmaja, mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat musim hujan. “Kami meminta warga untuk menjauhi pohon-pohon besar yang rapuh dan segera melaporkan jika ada pohon yang berpotensi tumbang atau kejadian darurat lainnya,” tegas Surya Atmaja pada Jumat malam, 9 Mei 2025. Koordinasi antar instansi terus dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal.