Tragis! 3 Rumah di Bukit Banjarnegara Rusak Parah Diterjang Longsor

Bencana alam kembali melanda wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah. Hujan deras yang mengguyur kawasan perbukitan di Desa Gumelar, Kecamatan Pagentan, pada Rabu (23/04/2025) malam memicu terjadinya tanah longsor yang mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan rusak parah. Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ini menyebabkan kerugian materi yang signifikan dan membuat beberapa keluarga terpaksa mengungsi.

Longsor yang terjadi di Bukit Serayu tersebut diduga kuat akibat kondisi tanah yang labil setelah beberapa hari diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Material longsor berupa tanah, bebatuan, dan pepohonan denganVolume besar menghantam permukiman yang berada di lereng bukit. Akibatnya, tiga rumah yang berada di bawah bukit mengalami kerusakan rusak parah pada bagian dinding, atap, bahkan sebagian bangunan ada yang nyaris roboh. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun beberapa penghuni rumah sempat mengalami trauma dan syok.

Kepala Desa Gumelar, Bapak Slamet Widodo, segera melaporkan kejadian ini kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara dan pihak kepolisian Sektor Pagentan. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan segera diterjunkan ke lokasi pada Kamis (24/04/2025) pagi untuk melakukan evakuasi warga, pendataan kerusakan, dan memberikan bantuan darurat. Menurut data awal dari BPBD Banjarnegara, kerugian materi akibat tiga rumah yang rusak parah ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Petugas BPBD Banjarnegara, Bapak Andri Sudirman, mengimbau kepada warga yang tinggal di wilayah perbukitan dan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat terjadi hujan deras dengan durasi yang lama. “Kami mengimbau warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau mendengar suara gemuruh dari atas bukit,” ujarnya di lokasi longsor. Pihak kepolisian dari Polsek Pagentan juga telah memasang garis polisi di sekitar area longsor untuk mencegah warga mendekat karena masih adanya potensi longsor susulan. Pemerintah daerah setempat berjanji akan segera memberikan bantuan kepada keluarga yang rumahnya mengalami rusak parah akibat bencana longsor ini.